Terbaru

Kamis, 15 Oktober 2015

Mengenali Lebih dekat Kenangan Lewat Drama Mengancam Kenangan


Oleh: Zahratul Wahdati


Drama yang dipentaskan oleh Teater Tikar, 8 Oktober 2015 di Auditorium Gedung Pusat Universitas PGRI Semarang, lantai tujuh, berjudul “Mengancam Kenangan” yang disutradarai Ibrahim mampu menghadirkan adegan-adegan yang memiliki arti dalam, seakan-akan penonton diperlihatkan lukisan yang penuh tanda tanya. Untuk membuka jawaban tanda tanya tersebut, penonton dirangkul dengan lembut untuk menikmati setiap adegan demi adegan drama hingga akhir.

Selasa, 13 Oktober 2015

Kurang Adilnya Hak Bertanya dalam Presentasi di Kelas 5A



Oleh: Diy Ara



            Sama dengan perdamaian, hak bertanya adalah hak semua orang. Garis bawahi dan tebali objek kalimat tadi, hak semua orang. Sayangnya, di negara Indonesia yang, katanya, demokratis ini, masih banyak pertanyaan-pertanyaan rakyat yang tak mendapat jawaban dari aparat negara. Misalnya pertanyaan, kenapa DPR Angkatan ini tak becus membuat UUD? Janjinya enam puluh lebih UUD akan DPR buat di tahun-tahun jabatan mereka. Eh, ini sudah setahun tetapi UUD yang mereka buat bisa dihitung dengan jari tangan kiri saja.
Kenapa ini, kenapa UUD yang bisa diitung jari itu malah memihak kesenangan DPR, kapan kalian memikirkan kami? Tanya rakyat. Para DPR malah menjawab dengan pengeyel-pengeyelan tak jelas. Tentang ini-itu, anu-anu, bla-bla, dan bla-bla. Bahkan dalam ruang lingkup kecil seperti di ruang kelas 5A, hak bertanya memang perlu sekali ditanyakan dan dijawab. Entah dengan pengeyelan-pengeyelan, ini-itu, anu-anu, dan bla-bla. Tulisan ini, sedikit bentuk protes, kritik, dan saran saya dan beberapa teman saya.
            Siapa Sebenarnya yang Boleh Bertanya saat Presentasi?

Sabtu, 10 Oktober 2015

Kisah dibalik Cernak “Ternyata Leana Tidak Begitu” yang Dimuat di Majalah Girls Terbaru No 5 Tahun XI 2015





Rasanya masih nggak percaya! Bisa nembus Majalah Nasional ini! Koran daerah kaya Lampung Post aja, Ara belum nembus-nembus. Ditambah lagi cernak ini itu tugas Kelas Kurcaci Pos yang digawangi Kak Bambang Irwanto. Tepatnya tugas ke-7. Padahal, kan temen-temen kurcaci lain juga ngirim. Nggak nyangka karya Ara dulu yang nonggol. Pasti karya temen-temen kurcaci pos 14 dan 15 sebentar lagi bakalan nongol juga.

Rabu, 07 Oktober 2015

Fakta: 9 Dari 10 Cewek Nggak Suka Dipanggil Mbak Sama Cowok



Oleh: Diy Ara

Hal-hal aneh yang aku lakukan adalah sering bertanya hal-hal aneh. Kali ini aku bertanya pada 10 cewek mengenai cowok yang memanggil mereka mbak. Cuma satu yang suka. Dia beralasan karena emang kodratnya perempuan pantes dipanggil mbak, dari pada mas. Tetapi, aku lebih memfokuskan kepada 9 cewek yang nggak suka dipanggil mbak sama cowok termasuk aku.

Senin, 05 Oktober 2015

Puisi "Buah Kelapa di Ketinggian"


Seperti buah-buah kelapa di ketinggian, kita saling menyatu dalam satu tangkai. Selalu berjuang dari tiupan angin rancu. Pun, ketika hujan mengamuk ganas, ataupun dari bajing-bajing pengoyak kulit kita. Para kelapa muda berusaha tetap dekat langit.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Rasa Cerita


Apa pun rasa ceritamu,  kumau mengunyah cerita itu setiap senja. 
Merasakannya agar paham. Menikmatinya agar terasa. Mencium aromanya hingga malam. Membayangkannya hingga pagi. Memikirkannya agar menindak.

Ceritakanlah, Dik. Setidaknya kuingin memelukmu lewat kata-kata: percayalah, mimpi akan menjadi nyata.


Semarang, 3 Oktober 2015
Untuk Adikku yang kuat dari Mba yang menyayangimu.

Minggu, 27 September 2015

Catatan Diy Ara untuk Diy Ara


Catatan Diy Ara untuk Diy Ara

Entah pikiran ini dari mana, bahwa aku ingin menuliskan semua kesan dan pesanku kepada semua orang yang kukenal. Mulai hari ini. Di blog ini. Menurutku, tulisan dan foto adalah sebuah kenangan yang dicari ketika seseorang telah meninggal. Makanya, aku perpikir bahwa aku ingin menulis tentang kalian. Tentang kita. Sebelum aku pergi. Ini bukan pesan

Selasa, 15 September 2015

Rekomen Drama Korea Terkeren 2015 dan Review Drama Korea Scholar Who Walks the Night



Okey, ini Review pertama Ara tentang drama korea. Hahaha! Memang Drama Korea tahun 2015 ini lebih sering mengangkat tema vampir gitu. Misalnya, Blood yang menjadikan tokoh vampir sebagai dokter bedah. Ada vampir di sekolah juga seperti orange marmalade.

Rabu, 09 September 2015

Analisis Cerpen Kecubung Pengasihan karya Danarto



 
 Menurut pandangan saya, cerpen ini adalah sindiran terhadap pemerintahan yang otoriter, sesuai dengan tahun pembuatannya yaitu saat Pemerintahan Presiden Suharto. Makna dari judul Kecubung Pengasihan adalah cara memberikan kesejahteraan. Ini diambil dari arti bunga kecubung yang salah satunya adalah kesejahteraan, dan pengasih yang artinya cara. Penulis ingin memberikan kritikan tentang bagaimana seharusnya pemerintah memeritah rakyatnya yaitu lewat sindiran-sindiran.

Selasa, 07 Juli 2015

Artikel: Mari Melampiaskan Masalah dengan Hal Positif Oleh Diy Ara




            Manusia yang sudah meninggal aja masih ada masalah. Apalagi, yang masih hidup. Pastinya masalah datang silih berganti dan semakin runcing ketika kita tidak menyelesaikannya. Semakin berat ketika kita membiarkannya saja. Semakin menekan ketika masalah semakin bertumpuk. Semua orang punya cara sendiri untuk menyelesaikan masalahnya. Tetapi, ada beberapa masalah besar dan berat yang kadang sulit untuk diatasi bahkan sulit untuk diceritakan atau disharingkan pada orang lain. Karena itulah terjadi sebuah keadaan di mana orang yang punya masalah itu melampiaskan emosinya itu. Bisa ke arah positif dan lebih sering orang memilih ke arah negatif.
Copyright © 2015 ZAHRATUL WAHDATI
| Distributed By Gooyaabi Templates